Detik-detik Tenggelamnya KM Camar1 di Selamatkan Nelayan -->

Detik-detik Tenggelamnya KM Camar1 di Selamatkan Nelayan

Kamis, 02 Juli 2020, Juli 02, 2020 WIB
Oleh Bern

Tanjungbalai, Delinewstv – Kondisi cuaca buruk, ombak yang besar hingga ketinggian diperkirakan 1,5 meteran menghantam KM Camar 1 dengan GT 151 berisikan muatan bahan Eksport dan beranggotakan sembilan ABK dari Tanjung Balai menuju pelabuhan Port Klang Malaysia.

Akibat hantaman ombak diduga mengakibatkan terbukanya pakalan terjadi kebocoran di daerah lambung kapal yang sedang berlayar melewati kepulauan Jemur Kepulauan Riau pada Selasa (30/6/2020) lalu.   

Hal tersebut diungkapkan Amir yang mengaku sebagai salah seorang pejabat kamar mesin kapal KM.Camar 1 tersebut kepada wartawan dikantor Syahbandar Pelabuhan Teluk Nibung, Kamis (02/07/2020).
"Dari jam lima subuh selesai saya sholat subuh kapal sudah mulai goyang, bertepatan jaga pada saat itu teman saya. Dari situ saya sudah tidak tidur lagi karena membantu dia menjaga kamar mesin," ungkapnya.

Lanjut dikatakannya, "setibanya pagi hari selesai sarapan, saya juga masih membantu dia berjaga. Kemudian kami melihat  air sudah mulai banyak masuk kekapal dan langsung teman saya memberitahukan ke Kapten," bebernya.

Amir juga menjelaskan setelah air masuk dengan berlebihan kedalam kapal, para ABK langsung memompa air tersebut menggunakan lima mesin air dan satu menggunakan mesin induk.
"Setelah air semakin banyak dan tidak terkendali akhirnya kapten memutuskan memutar haluan mendekati pulau jemur, tapi sayangnya karena terlalu jauh dan air semakin banyak akhirnya kami mendekati kapal nelayan yang kebetulan sedang berjangkar," pungkasnya.

Lanjutnya, "dan setelah berdekatan dengan kapal nelayan itu kami langsung naik sembari menyelamatkan barang-barang yang bisa kami bawa," beber Amir.

Beruntung dalam insiden tersebut tidak ada memakan korban jiwa dan seluruh awak kapal berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan.
Sementara itu untuk kerugian akibat tenggelamnya kapal tersebut hingga saat ini belum diketahui.

Kontributor : ilhamsyah

TerPopuler