Baleho dan Banner di Tanjung Balai, Praktisi Hukum Minta Pemerintah Mentertibkan -->

Baleho dan Banner di Tanjung Balai, Praktisi Hukum Minta Pemerintah Mentertibkan

Rabu, 14 Oktober 2020, Oktober 14, 2020 WIB
Oleh Bern

Baleho dan Banner di Tanjung Balai, Praktisi Hukum Minta Pemerintah Mentertibkan

 

DELINEWSTV Fraktisi Hukum Ade Gustami, SH meminta kepada Pemerintah Kota Tanjung Balai untuk menurunkan atau melepas seluruh alat peraga sosialisasi (baliho, spanduk dan banner) yang memuat foto Walikota H.M Syahrial Batu Bara.

 

Hal itu ungkapkan Ade Gustami kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya yang berada di Jalan Sudirman, Kota Tanjung Balai,   Rabu (14/10/2020).

 

Dikatakan Ade, diketahui bersama bahwa saat ini Walikota Tanjung Balai H.M Syahrial Batu Bara telah cuti/non aktif, sehingga Pemerintah harus menurunkan baik baleho, spanduk, dan banner Walikota yang saat ini masih bertebaran di berbagai tempat seperti kawasan perkantoran pemerintah, mobil ambulan, dan fasilitas pemerintah lainnya.

 

"Kita sangat prihatin, kenapa dibilang seperti itu? Ya yang pertama kita lihat disini ada sifatnya yang monopoli-monopoli, dan pemerintah kurang menunjukkan etika yang bagus dalam menjalankan roda pemerintahan di kota Tanjungbalai," kata Ade Gustami.

 

Karena saat ini ungkap Ade, Pemerintah Kota Tanjung Balai dan selaku Walikota Tanjung Balai H.M Syahrial statusnya telah dinyatakan sebagai cuti/non aktif, juga ikut mencalon kembali sebagai Walikota Kota Tanjung balai di Pilkada Desember 2020 mendatang.

 

"Yang mana segala bentuk fasilitas pemerintahan itu tidak bisa digunakan dan dipasang baliho dan alat-alat kendaraan dan sebagainya dengan foto H.M Syahrial. Sebab itu jelas bisa memicu terjadinya nanti ketidak kondusifan di kota Tanjungbalai antar sesama para pendukung calon," ungkapnya.

 

Di akhir Ade Gustami berharap kepada pemerintah, untuk segera menunjukkan etika yang benar dalam mengelola pemerintahan Kota Tanjung Balai.

 

"Jangan sampai ada monopoli, kalau ini tidak ditertibkan maka saya tegaskan, kita selaku Praktisi akan menempuh dengan cara-cara konstitusional yang ditetapkan. Terima Kasih," pungkas Ade mengakhiri. (Ilhamsyah) 

TerPopuler